Kamu Orang Pendiam? Ini 10 Manfaat Yang Harus Diketahui

Diposting pada

Sebagai orang yang pendiam. Saya yakin, jika diam itu memiliki manfaat. Lalu karena saya penasaran. Saya-pun mencoba googling mengenai manfaatnya. Dari situ saya menemukan beberapa manfaat diam.

Hadits Tentang Diam

Ada sebuah hadist yang cukup mengagetkan.

وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ اْلآخِرِ فَليَــقُلْ خَــــيْرًا أَوْ لِيَـصـــمُــتْ
“Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah dia berkata yang baik atau diam.” [HR Bukhari]

Rasulullah menganjurkan kita, supaya mengucapkan kata-kata yang baik atau diam. Ini bisa dimaknai, bahwa jika kita tidak bisa mengucapkan kata-kata yang semestinya, diam menjadi hal yang lebih baik. Tatkala kita memang tidak bisa mengatakan yang layak.

10 Manfaat Diam

diam-silent

Menurut situs inilah, dikutip dari kitab “Muraqi Ubudiyyah” karangan “Syaikh Muhammad Nawawi Al-Jaawi” ternyata ada 7 manfaat. Yaitu:

1. Diam adalah ibadah

Jika diam merupakan sebuah ibadah. Berarti memberikan pahala dan manfaat. Diam bisa menjaga diri dan membuat kita selamat dan sangat mudah dilakukan, hanya perlu sedikit latihan. Orang yang sudah terbiasa diam, ia mungkin sudah paham mana yang seharusnya diucapkan, mana yang seharusnya “di-diamkan.” Bahkan Rasulullah-pun, pernah mendiamkan ketika ada sahabatnya bertanya. Artinya tidak membolehkan, juga tidak melarang.

2. Merupakan hiasan diri tanpa perhiasan.

Artinya orang yang diam karena berilmu, ia sudah termasuk terhias. Diamnya orang berilmu, merupakan perhiasan.

3. Wibawa tanpa kekuasaan.

Orang yang bijaksana, biasanya tidak banyak bicara. Sementara orang yang lebih banyak bicara, tidak menunjukkan dirinya berwibawa. Karena akan relatif mengeluarkan banyak kata-kata. Sehingga diam lebih memberikan wibawa dan penjagaan. Latihlah dirimu untuk tidak banyak berkata-kata, jika memang tak seharusnya berbicara. Tapi janganlah kamu diam jika memang mengharuskan kamu berkata.

4. Benteng tanpa dinding

Diam itu membentengi pelakunya dari sesuatu hal yang tidak diinginkan. Syaikh Muhammad Nawawi Al-Jaawi, mengemukakan bahwa “Orang yang diam akan senantiasa terlindungi dari berbagai hal yang mungkin saja ditimbulkan jika tidak diam.”

5. Tidak mengharuskan untuk meminta maaf

Dalam kondisi tertentu, karena memang diam itu tidak mengeluarkan kata-kata. Sehingga orang yang diam, lebih cenderung tidak bersalah karena terhindar dari perkataan yang kotor, atau keji. Sehingga jika diam, maka menjadikan orang itu tidak perlu meminta maaf kepada siapapun.

6. Malaikat pencatat amal, jadi beristirahat

Terkesan agak jenaka, namun ini rasional. Jika seseorang diam artinya dia tidak melakukan kesalahan. Misalnya ketika dalam kondisi marah, yang semestinya berkata kasar namun lebih memilih diam. Maka karena diam itu, dia jadi terjaga dari dosa. Dan malaikat pencatat amal-pun, tidak mencatatnya sebagia suatu keburukan. Dengan diam, ia tertolong dari dosa.

7. Penutup keburukan dan sisi-sisi kejahilan & kekurangan diri

Diam akan menutupi seseorang dari kebodohan dan kekurangan diri. Maka jika tidak ingin kekurangan kita terlihat, lebih baik berdiam saja.

8. Membuat tenang & menjernihkan fikiran

Ketika dalam keadaan marah, kita tidak dianjurkan untuk membuat keputusan. Sebab, keputusan yang dibuat ketika emosi sedang marah hasilnya tidak akan baik. Ustadz fahruddin faiz, menganjurkan jika lagi marah jangan ngapa-ngapain dulu. Diam saja, dulu. Pokoknya jangan membuat keputusan, jangan melakukan apapun. Duduk dulu. Sampai marahnya hilang. Sehingga ketika seseorang itu diam, fikirannya akan kembali jernih dan ketika sudah jernih baru bisa membuat keputusan.

9. Mencairkan suasana.

Orang yang diam, tidak berarti telah kalah. Jika dalam suatu perdebatan yang berpotensi menimbulkan bahaya dan membuat makin panas karena keduanya tidak ada yang mau mengalah. Maka jika diam salah satunya, mengalah salah satu akan bisa menenangkan kondisi dan mencairkan suasana. Diam berarti menunda emosi dan bisa menyembuhkan dan memulihkan keadaan.

10. Sebuah kebijaksanaan

Bijaksananya orang adalah ketika ia bisa mengetahui kapan dia harus diam, kapan dia harus angkat bicara. Diam itu menjadikan seseorang lebih tenang dan ketenangan adalah akar dari kebijaksanaan.

Sumber Hadits: https://www.nu.or.id/post/read/72224/berkatalah-yang-baik-atau-diam-saja
Sumber Artikel: https://inilah.com/mozaik/2478381/tujuh-manfaat-diam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.