Mencegah penurunan performa & 4 cara untuk mengembalikannya.

Diposting pada

Cuma kadang-kadang, kita berada dan sampai pada suatu titik dimana kita benar-benar stack, stuck, lelah bangeet, capek, nggak bergairah, fikiran diajak kemana-mana, nggak konsen-konsen.

Kondisi kayak gitu, harus dipulihkan dengan segera. Rehat boleh, tapi jangan berlama-lama. Nanti bisa mengakar dan kalo sampai terlambat, bisa jadi masalah.

Cara menjaga performa

Terus, gimana caranya untuk menjaga performa kita tidak turun. Atau bagi kalian yang saat ini sedang lelah, entah mengapa nggak tahu sebabnya. Coba, cek dan lakukan cara berikut ini untuk meningkatkan performa.

1. Jangan sampe dehidrasi

Jangan-jangan, kalian lelah karena dehidrasi. Ternyata dehidrasi dapat memberi pengaruh yang signifikan bagi tubuh. Jika kehilangan cairan 2% dari total berat badan maka dapat memberikan efek penurunan performa,
tubuh jadi lemas, lemah, dan berkurangnya konsentrasi.

Saat dehidrasi mencapai 4% kapasitas kerja otot menurun. Kalo mencapai 5%, tubuh mengalami heat exhaustion (Keletihan yang dialami tubuh yang disebabkab karenan hilangnya cairan).

Kalo sampai 7%, dapat menyebabkan terjadinya halusinasi akibat otak mulai terlalu ‘panas’ dan kerjanya menjadi tidak terkontrol. Duh, ngeriiii. Terus kalau sampai dehidrasi sebesar 10% bisa terjadi heat stroke (keadaan dimana suhu tubuh terlalu tinggi dan kerja organ tubuh menjadi kacau).

Rasa haus dan bibir kering itu merupakan indikasi dehidrasi yang terlambat. Oleh karena itu, sebaiknya atlet minum tidak hanya saat atlet merasa haus (Kraemer, dkk, 2012: 235). Selain mengganggu keseimbangan tubuh, pada tingkat yang sudah sangat berat, dehidrasi dapat pula berujung pada penurunan kesadaran, koma, hingga meninggal dunia.

Sumber Pdf Cerika Rismayanthi, M.Or

Jadi, selain karena faktor eksternal. Penurunan performa juga bisa disebabkan karena faktor dehidrasi. Yuk, kita jaga konsumsi air putihnya. Simpelnya mengikuti waktu sholat yaitu lima kali sehari waktu untuk minum air putih. Itu sudah cukup (Lutvi Bajriy).

2. Jangan stress

Atau jangan-jangan, menurunnya performa kalian itu akibat stress. Jangan stress kalau gitu, sebab menurut klikdokter stress bisa jadi penyebab menurunnya performa kerja. Dampak buruk yang terjadi juga bakal menurunkan hubungan kalian sama rekan kerja. Mudah terjadi konflik antar relasi. Sampai mengabaikan tugas dan tanggung jawab dalam kerjaan.

Kalo sudah gitu, terus gimana cara balikinnya?

  • Kenali penyebab stressnya itu karena apa. Darimana. Nanti akan ketahuan sumber utamanya, lalu akan segera kita lakukan cara menanganinya.
  • Buat list prioritas, biar tahu mana yang harus segera diselesaikan dan nggak ada lagi beban-beban yang bikin stress bertambah. Segera eksekusi, tuh tugas!
  • Cari kegiatan sebagai media tempat menyalurkan stress. Misalnya menulis, ini yang paling saya sarankan. Karena menulis itu juga bagian dari terapy. Ada kan istilahnya, Therapeutic Writing, Writing Therapy yang dipopulerkan sama James Pennebaker. Selain menulis, kalian bisa cari media lain seperti naik gunung, bersepeda, main sepak bola, lari pagi, bersedekah sama anak-anak yatim piatu.
  • Kasih diri sendiri waktu istirahat yang cukup. Jangan sampai begadang, karena ini bakalan mengacaukan semuanya. Bahkan, bisa jadi karena sering begadang inilah penyebab awal dari banyak pekerjaan jadi berantakan. Sampai ujung-ujungnya stress. Memang asyik banget kalo udah begadang, tapi ingat risikonya juga karena nggak kelihatan secara langsung.
kanapa harus menulis

3. Perbanyak syukur, istigraf, sholat taubat & baca al-quran

Lihat deh, barang-barang dirumah kamu. Rumahnya sudah bersih, nyaman. Ada kamar mandi didalam rumah. Punya kamar tidur sendiri, hp, laptop. Punya dapur yang bersih, baju yang cukup buat ganti. Punya nasi di meja lengkap sama lauknya. Atau tinggal makan aja?? Itu layak banget buat disyukuri.

Saya pernah mengalami kondisi kontra diatas semuanya dan ketika saya merasa performanya turun, nggak semangat saya kadang melihat-lihat lagi kok ternyata saya masih jauh lebih beruntung ketimbang orang lain. Karena ada loh, yang saat ini mungkin buat sarapan pagi aja nggak bisa, atau makan cuma dua kali sehari (ini saya juga pernah ngalamin waktu tinggal di bandung).

Bersyukur aja deh, banyak-banyak. Nanti akan secara otomatis menggenerate otak buat jadi terpacu untuk bergerak. Kalo saya, ini work! Coba syukuri nikmat apa yang kamu bisa ungkapkan di hari ini?

Terus juga beristigfar-lah. Minta ampun sama Allah, mungkin rutunnya performa kamu gara-gara dosa-dosa kamu. Coba shalat taubat, dua rakaat. Lalu minta maaflah. Bebaskan dirimu dari beban-beban dosa. Nanti akan ringan lagi. Lalu iringi sama baca alquran secara rutin. Ingat ya, rutin setiap hari. Nanti akan jadi energi yang mendamaikan.

4. Cari figure yang menginspirasi

Bahasa kerennya sih role model. Kamu bisa pelajari figure inspirasi kamu, kecilnya gimana. Saat masa-masa belum jaya, alias gagal dan mode berjuang. Mereka ngelakuin apa, saat nggak semangat cari tahu ngapain aja mereka. Namanya figure, harusnya tahu dong karakter serta kepribadiannya.

Terus, pas sudah jadi orang yang berhasil mendaki. Mereka ngapain aja! Mengisi hari-harinya itu dengan kegiatan apa aja? Itu patut dicontoh yang baik-baiknya, serta dituru caranya. Coba kamu buat impian yang hampir sama dengan yang dia capai. Ini akan mengerakkan kamu untuk jadi bersemangat. Baca bukunya kalau ada. Biar makin terasa feel-nya.

Nah, itu sih. Beberapa cara supaya performa kita jadi balik lagi meningkat. Semangaat ! Jangan biarkan performa menurun. Kita istirahat sebentar, berhenti sejenak lalu semangat lagi. Siaaap?

Last Updated on 7 Februari 2021

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.