Artikel ini telah dilihat : 363 kali
Sky - The Adventure of a skier Italo Calvino

The Adventure of Skier – Italo Calvino. Apa hikmahnya?

Diposting pada

Sebelum menceritakan kisah pendek berjudul The Adventure of skier karya penulis Italo Calvino. Saya ingin mengapresiasi ke miss minimalist, Francine Jay.

Karena dari buku seni membuat hidup ringan pada hal. 258 dalam sub judul “Bertindak dengan upaya minimal” saya pertama kalinya mengetahui cerita yang sangat menginspirasi ini.

Mengenal siapa itu Italo Calvino serta bisa melihat beberapa karya hebatnya. Berikutnya, karena saya begitu penasaran dengan cerita lengkapnya saya langsung mencari di youtube ingin melihat ceritanya dalam bentuk video.

Tapi ternyata “zonk” tidak ada hasil.

Kemudian, saya pindah ke google. Ada beberapa hasil, hanya saja kebanyakan masih berbahasa inggris. Lalu, saya coba baca dari newyorker dan saya sesuaikan ke dalam bahasa indonesia.

Namun hasil translatenya kurang pas. Meski begitu, saya tetap ingin menyampaikan kisah pendeknya karena sangat menginspirasi. Sangat berkesan dan tepat untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Siapa itu Italo Calvino

sumber wikipedia

Sebelum masuk ke cerita. Baiknya kita cari tahu dulu, siapa sih italo calvino.

Jadi Italo Calvino adalah seorang jurnalis serta penulis cerita pendek dan novel. Dia memiliki karya yang sangat terkenal menurut wiki yaitu trilogi Our Ancestors (1952–1959). Kumpulan cerita pendek the Cosmicomics (1965). Novel Invisible Cities (1972), dan If on a winter’s night a traveler (1979).

Dia lahir di kota Havana. Kuba pada 15 Oktober 1923. Meninggal di Siena Italia, 19 September 1985. Usianya 61 Tahun. Selain itu dia juga menerima penghargaan bagutta, penghargaan fantasi dunia – life achievement seumur hidup.

Karya-karya Italo Calvino

  1. If on a winter night traveler 1979
  2. the baron in the threes – 1957
  3. cosmicomics – 1965
  4. marcovaldo or the season in the city – 1963
  5. The cloven viscount – 1952
  6. The Nonexistent Knight – 1959
  7. Mr. Palomar – 1983
  8. Italian Folktales – !956
  9. The Path to the nest of spider – 1947
  10. Six Memos for the next millenium – 1988
  11. Difficult Loves – 1970
  12. The castle of crossed destinies – 1973
  13. The complete cosmicomics – 1997
  14. Why Read the Classics – 1991
  15. T Zero – 1967
  16. Number in the dark and other stories – 1985
  17. Under the jaguar sun – 1986
  18. Into the war – 1954
  19. The uses of literature: Essays – 1980
  20. Centos fantasticos del XIX – Volumen 2 – 1983
  21. The Hermit in Paris – 1994
  22. The Distance of the moon –
  23. Collections of sand – 1984
  24. The Watcher & Other Story – 1971
  25. Adam, One Afternoon – 1957
  26. Letters – 1941 – 1985
  27. Why Read the Classics – 1991
  28. La Speculazione Edilizia – 1958
  29. The Road to San Giovanni – 1990
  30. Orlando furiosi di ludovico ariosto raccontato da italo calvino – 1970
  31. The crow comes last – 1949
  32. I Racconti – 1958
  33. Our Ancestors – 1960
  34. Smog – 1958
  35. Zulet kommt der rabe. Erzahlungen –
  36. The queens necklace –
  37. Sulla fiaba
  38. The written world and the unwritten world: Essays – 2018
  39. La memoria del mondo – 1968
  40. Nuvola di smog formic argentina – 1965
  41. Los Libros De Los Otros –

Wow. Gila, banyak banget yaakz. Pantes terkenal. Karyanya seabreg. Baiklah, sekarang saatnya kita ke laptop.

The Story of Skier

Jadi kisah ini berlatar di sebuah lereng bukit yang ramai dengan pemain sky. Salju tebal, serta udara dingin menusuk tulang.

Nah awal mulanya ada segerombolan kelompok pemain sky laki-laki yang sangat ribut, kikuk, selengek-an habis-habisa, sibuk dengan rekan se-timnya saat akan bermain sky.

Dia Diceritakan versi newyorker.com si laki-laki berkacamata hijau mati rasa karena kedinginan. Terus laki-laki berbadan gemuk terus mendorong-dorong.

Saat mereka berdiri di barisan peluncur sky, untuk mencoba tantangan. Sambil masih bercanda dengan rekan sebelahnya. Dorong-dorongan, teriak-teriak, dengan berlebihan.

Seorang gadis mengenakan jaket parka berwarna biru langit, tiba-tiba datang disamping barisan laki-laki gemuk yang terus mendorong temannya tadi.

Saat yang lain masih berdiri, si gadis itu tidak mengantri. Dia terus berjalan, naik di jalan setapak dan dia menanjak dengan alat sky.

“Apa yang akan dilakukan sama gadi itu? Dia akan berjalan. Tanya si bocah gendut.”

“Dia tidak secerdas yang dia kira, kamu bisa bertaruh. Jawab si bocah berkacamata hijau.”

Gadis itu bergerak dengan mudah, lututnya yang tinggi, dia memiliki kaki yang sangat panjang, dengan celana sedikit ketat namun fleksibel, pas di pergelangan kaki.

Bergerak secara ritmis, seiring dengan naik dan turunya tiang mengkilapnya. Di jalur track salju permainan sky.

Gadis itu seolah-olah menertawakan matahari, menyipitkan mata sedikit. Bergerak dengan gesit diatas pijakan sky.

Anak laki-laki dalam kelompok itu, dengan telinga beku mereka, bibir pecah-pecah, hidung mengendus, tidak bisa mengalihkan pandangan dari dia dan dibuat terpesona.

Mereka tak mampu menjelaskan alasannya namun yang membuat mereka bagaikan tersihir adalah semua gerakan dilakukan sesederhana mungkin dan sempurna oleh si gadis itu. Ia tidak membuat gerakan berlebih-lebihan satu sentimeter pun.

Tak ada sedikitpun tanda ia memaksakan atau mengusahakan suatu gerakan, ataupun tekad untuk melakukan segala hal apa pun konsekuensinya, melainkan bergerak dengan alamiah.

Saat sekelompok anak tadi menuruni lereng dengan berisik dan canggung. Mereka mengamati sang gadis meluncur dengan ketepatan gerakan yang elok tanpa ketergesaan.

Yang pada akhirnya bocah gendut itu pun mengaku,”Tidak bercanda! Dia luar biasa! “

Pelajaran berharga dari cerita pendek “The Adventure of a Skier” – Italo Calvino, dalam hidup kita

Do as usual. Sky & Life.

Di sana dalam gulungan kehidupan yang tidak berbentuk, tersembunyi suatu jalan rahasia. Harmoni. yang dapat dilihat hanya oleh sang gadis berjaket biru langit.

Dan inilah rahasianya, bahwa pada setiap kesempatan dalam ingar bingar kemungkinan untuk bisa bergerak tanpa batas, ia memilih satu yang tepat dan jelas, ringan dan perlu.

Satu-satunya gerakan yang berarti ditengah gerakan yang sia-sia yang tak terbatas jumlahnya. Ketika berhenti memaksakan tindakan, kita bisa melakukan semua hal dengan fokus baru.

Mengalir dan tanpa daya yang berlebih, seolah kita memang terlahir untuk melakukan hal itu.

Ini bukan masalah kegigihan. Melainkan membuat diri kita lebih ringan dan melepaskan keterpaksaan. Setelah itu kita-pun, bisa bergerak dalam kehidupan sealamiah, seahli dan seanggun si gadis berjaket biru langit.

Referensi:

Buku Seni membuat hidup jadi lebih ringan, sederhana, damai bebas stress – francine jay

https://www.newyorker.com/magazine/2017/07/03/the-adventure-of-a-skier

Last Updated on 7 Februari 2021

Gambar Gravatar
Dan bersegeralah kamu mencari ampunan dari Tuhanmu dan mendapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa (Al - Imran: 133)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.