Extrovert itu jenisnya ada 4 disingkat SIFT apa saja ya?

Diposting pada

Apa itu Extrovert

Extroversi adalah kebalikan dari karakter introver. Dalam mengelola energinya introver cenderung mendapatkannya dari dalam dirinya sendiri. Sebaliknya bagi orang extrover energinya didapat dari luar dirinya. Apapun, yang diluar dirinya itu dia sukai karena itu menambah semangat dan membuat dirinya mencharging power-nya. Sehingga pantes aja ya, kalo orang extrovert lebih banyak ngobrol, guyonan, nyeletuk, teriak, nyanyi, ngeprank, ngagetin, ngerjain, usil, ngeledek karena emang itu bikin dia seneng.

Kelebihan Extrovert

Tapi ada juga kok kelebihannya. Extrovert dengan karakter yang menonjol di lingkungan sosial sangat menguntungkan dirinya untuk menjadi pemimpin, role model, tokoh atau publik figur. Orang ekstrovert cenderung punya banyak teman dan kenalan. Dimana aja asyik. Ketemu siapa aja, oke. Nggak bawa perasaan, bawanya logika. Bawanya realita. Tegas, keras dan pemberani. Suka blak-blakan, suka tantangan. Membenci keteraturan, nggak betah dengan sesuatu yang sifatnya stabil dan tetap. Dia selalu berusaha mencari gagasan dan sesuatu yang baru, yang lebih greget dan menantang.

Jenis-jenis Extrovert

Nah, ternyata saya baru aja tahu. Karena emang baru nyari tahu sih emang. Kalo jenis extrovert itu ada 4. Yang disinkat SIFT (Sensor, Intuitor, Feelers, Thinkers). Nah, berikut ini penjelasan masing-masing.

1. Sensor Extrovert

Extrovert jenis sensor itu mendapatkan pengaruh dari informasi yang didapat disekelilingnya. Ekstrovert jenis ini percaya dengan apa yang dia yakini, dia pernah alami sendiri. Nggak ada yang namanya berteori dan berhipotesa sendiri. Extrovert jenis sensoris sangat akrab dengan orang-orang yang berada di komunitas yang sama. Seperti klub olahraga sama atau bisnis sepadan atau hobi bareng. Mereka bakal klop banget. Obrolannya ngambung banget, nggak putus-putus. Selain itu orang sensor ekstrovert seneng banget berkenalan dengan orang-orang baru.

2. Intuitor Extrovert

Menurut sumber yang saya baca dari filkom budiluhur extrovert jenis intuitors ini mirip-mirip dengan orang introvert. Intuitor, intuitif. Pemikir. Jadi, dia itu seneng dengan berfikir. Jadi, bisa dibilang extrovert iya, tapi nggak terlalu banget-banget gitu. Obrolannya yang dia suka lebik kepada topik-topik yang serius, penting. Wih. Keren ya. Cakep ini karakter.

3. Feelers Extrovert

Dari katanya aja udah kelihatan “Feel” rasa, Feelers berarti perasa. Tapi apakah bener gitu. Nah ternyata kenapa disebut feelers extrovert karena orang jenis ini memiliki rasa nggak enakan. Dia seneng bikin orang lain bahagia pas ngobrol bareng. Dia seneng bersosialisasi dengan orang-orang baru untuk membangun koneksi dan dalam rangka belajar, mengupgrade diri, mencari pengetahuan, pengalaman dan tantangan. Jangan salah, extrovert feelers bisa diandalakan dalam segala situasi dan obrolan.

4. Thinker Extrovert

Extrovert thinker ini unggul dan handal soal kepemimpinan. Dia ketika mau memutuskan sesuatu selalu mendahulukan pemikiran yang logis, hati-hati dan analis terhadap apa yang akan dilakukannya. Ia paham dan antisipasi atas resiko yang mungkin terjadi. Masih mendahulukan pemikirannya, sebelum take actoins bertindak.

Orang degngan kepribadian Thinker Extrover memiliki sikap yang lebih sistematis, terstruktur serta agresif, cukup ambisius karena hal itu bisa memberikan dia energi yang lebih untuk memicu dirinya dalam mencapai rencana dan tujuan yang akan dikerjakan.

Referensi:

Last Updated on 9 November 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.