Bekerja menjadi Desain Grafis Insyaallah Cocok buat Introver

Diposting pada

Bismillah. Apakah teman-teman sedang bingung ingin kerja sebagai apa? Sudah tahu kepribadiannya belum. Apakah introver atau extrover. Sebab, tipe kepribadian sangat membantu dalam menentukan jenis pekerjaannya. Apakah tipe yang berfokus pada energi dari dalam. Atau lebih outward looking alias menyukai sesuatu yang diluar dirinya.

Baiklah, saya mengira teman-teman yang mampir kesini punya kepribadian introver. Tapi kalaupun teman-teman ternyata extrover ya gak masalah juga. Tetap boleh membaca, dan semoga aja cocok dengan keinginannya menjadi seorang desain grafis.

Kenapa Seorang Desain Grafis sebaiknya introvert?

Oke, jadi begini. Suatu hari saya sedang asyik mendesain di kantor saya. Yang namanya orang desain, tentu butuh yang namanya inspirasi kan ya. Terus, inspirasi itu didapat dari referensi atau melalui ide. Nah, saya menyukai originalitas. Sehingga lebih menggabungkan antara ide pribadi dengan referensi di internet. Diambil tengah-tengahnya.

desainer graphic

Hanya saja, ruang kerja saya sangat berisik karena tata letaknya tidak didesain untuk mendapatkan hasil yang produktif dan maksimal. Hmm, kayaknya karena keterbatasan. Karena saat salah satu ownernya pernah bilang ke saya, dia memahami banget mengenai ruang untuk orang dengan jenis tipe kepribadian khusus. (Extrovert / Introvert).

Ringkasnya. Seharian bekerja, saya terdistraks oleh enviroment kantor. Seharian saya cuma dapet ngedesain dikit banget. Hasilnya sama sekali nggak greget. Tau kenapa? Ngerjain di lingkungan extrovert. Seharusnya berada dalam kondisi tenang, hening, ruang tertutup. Itu yang saya simpulkan jika ingin menjadi desainer grafis karena berkutat dengan ide dan inspirasi.

Jadi, memang cocoknya seorang desain grafis itu orang introver. Tidak mustahil juga, ada extrovert yang menyukai seni dan artistik. Pasti ada. Hanya kebanyakan akan lebih pas dikerjakan introvert karena memang pemenuhan kebutuhan desain yang berkualitas sangat dipahami betul oleh introvert si pemikir.

Sumber. Referensi pribadi.

Bersambung. Saya akan terusin besok. Sangat luas sekali pembahasan soal desain grafis aslinya. Baru mengawali cerita aja udah segini. Heehe..

Last Updated on 7 Februari 2021

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.