Maksud pesan “Stay Hungry, Stay Foolish” – Steve Job yang Mendunia

Diposting pada

Steve Job, siapa yang nggak kenal? Kita memang belum pernah ketemu, tapi produknya sering kita jumpai. Bahkan kita ikut memilikinya. Keren banget, ya! Nah, ada sebuah quotes yang sangat terkenal dari pemilik brand yang mendunia “Apple” yaitu Stay Hungry, Stay Foolish. Tapi apa kalian bisa memahami maksud pesan dari job tersebut karena seolah-olah memiliki konotasi yang negatif?

Stay Hungry, artinya tetaplah merasa lapar.

Kalau masih merasa lapar, artinya masih harus berusaha untuk membuat kenyang. Tapi, bukan berarti “kekenyangan” itu sebagai tujuan akhir. Bukan. Maksud “tetaplah merasa lapar” sebenarnya yang dimanfaatkan adalah upaya dari akibat karena lapar itu. Kalau lapar, mau nggak mau kan harus bergerak. Berusaha mencari sesuatu yang bisa memenuhi rasa kenyang.

Bandingkan ketika tidak ada motivasi merasa lapar. Alias sudah penuh perutnya, sehingga kenyang. Maka dalam keadaan yang sudah nikmat itu, Anda nggak akan merasa perlu untuk berusaha memenuhi rasa lapar. Gimana bisa membantu orang lain yang masih lapar. Boro-boro, tidak akan bisa membayangkan bagaimana mereka merasakan lapar sebab “rasa kenyang” itu sudah terasa cukup.

Jadi, saya menangkap pesan Steve Job bahwa tetaplah merasa lapar, artinya tidak mengejar untuk kenyang melainkan memanfaatkan akibat dari jika seseorang merasa lapar akan secara naluriah, instingnya pasti akan mencari cara supaya kenyang bisa terpenuhi.

Stay Foolish – Tetap Merasa Bodoh.

Sama hal-nya, dengan hungry. Merasa bodoh artinya masih harus berusaha untuk bisa menjadi pintar. Memang benar, semakin banyak tahu justru akan semakin banyak “tidak tahu.” Mungkin itu juga yang memotivasi Steve Job melalui quote tersebut.

Dengan semakin tidak tahu, maka yang seharusnya dilakukan adalah dengan mencari tahu. Kalau makin tahu banyak, artinya juga makin banyak lagi yang tidak tahu. Jadi sirkuler, gitu. Pokoknya kalau mengetahui banyak hal, makin merasa bodoh lebih banyak. Sehingga makna quote pemilik brand Apple itu konotasinya positif.

Tetaplah merasa bodoh, bukan berarti untuk berhenti belajar. Melainkan justru untuk terus berusaha untuk tahu, supaya paham. Itulah maksudnya “Stay Foolish.”

Nah, jadi pada penutup artikel ini. Saya ingin memberikan sebuah penekanan yang akan sangat berguna bagi kita khususnya introver jika benar-benar memahami, serta menyerap quote yang menjadi andalan para pecinta brand Apple. Tetaplah merasa bodoh agar terus belajar, dan tetaplah merasa lapar agar terus berusaha.

Last Updated on 6 April 2021

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.