Milikilah pekerjaan yang nyaman menurutmu dan tidak menekan-mu!

Diposting pada

Hari ini saya merasa sedikit pusing kepala saya. Sebabnya adalah karena pekerjaan. Saya mendapatkan dua buah komplain dalam sehari. Ya, memang cuma dua. Masih terbilang cilik. Tapi bukan soal kecil atau besarnya komplain. Bagi saya, kepuasan pembeli adalah kebanggaan saya melayani.

Sesuai niat bekerja, melayani pembeli. Melayani perusahaan. Melayani rekan-rekan sekantor. Melayani bagian marketing external. Melayani keluarga dan melayani diri sendiri. Itu yang membuat saya ada komplain kecil atau sedikit bikin nyesek.

Masalah dari luar (external).

Yang membuat saya stress adalah. Itu komplainan bukan langsung dari saya. Untuk menyelesaikannya juga gak bisa dari saya. Tapi melibatkan orang lain pada bagian tertentu. Cuma memang harus saya yang menyampaikan dan menyelesaikannya. Itu, kan bikin pusing. Karena posisi saya ditengah-tengah. Didempet dua. Konsumen menekan saya, saya digantungkan sama si bagian divisi lain.

Nah ini bikin saya jadi nggak bisa ngapa-ngapain dalam posisi ini. Mungkin juga sahabat, pernah mengalami posisi seperi yang sedang saya alami ini. Jangan sedih, yuk kita hasapi dan selesaikan. Karena tujuan kita bahas ini adalah supaya masalah bisa selesai. Bukan kita bisa terhindar darinya dan mendapatkan posisi yang aman.

Prinsip saya masalah harus segera selesai

Saya punya prinsip begini dalam menyelesaikan masalah. Semakin cepat selesai, semakin ringan. Cuma, bagi orang lain atau pihak ketiga itu kan nggak ngerti prinsip begini. Ya, jadinya harus disampaikan dengan bahasa yang dinamis dan pas. Tepat. Ngena. Maksudnya sampai ke divisi. Ini yang menantang untuk saya supaya menemukan diksi yang sesuai buat berkomunikasi. Terutama ke divisi dan ke pembeli.

Dalam dunia online begini, kita dibanjiri oleh pertanyaan yang aslinya bisa dijawab seketika. Jadi kalo memang suatu pertanyaan bisa dijawab, ya jawab aja! Nggak usah membuat perubahan privacy message menjadi centang abu-abu juga. Justru, seharusnya kita tetap menyalakan ceklist mesengger warna biru garis dua. Supaya kita terlihat gentle. Tidak umpet-umpetan. Itu justru, jauh lebih nyaman dalam menghadapi masalah apapun.

Last Updated on 9 Januari 2021

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.