Artikel ini telah dilihat : 95 kali

Jika Anda merasa terlambat untuk memulai sesuatu

Diposting pada

Terlambat, itu aslinya tidak ada. Selama kesempatan berupa hidup masih diberi, maka sebuah awal itu relatif. Artinya bahwa jangan pernah membandingkan orang yang sudah mencapai puncak, lalu saat kita akan memulai karir seperti yang orang lain sudah sukses tersebut lantas mengatakan kita sudah terlambat. Tidak. Tak pernah terlambat untuk memulai.

Jangan meremehkan pemula

Sebagai pemula, jangan merasa ciut bahwa prestasimu belum ada. Karyamu belum seberapa. Stop, pemikiran destruktif seperti ini. Jangan pernah membandingkan hasil dengan milik orang lain. Tapi cobalah lawan diri kamu sendiri. Kalahkan diri kamu yang lama, dengan menjadi diri yang baru yang lebih tangguh dan prima. Lebih produktif, cerdas dan cepat.

Bagi yang sudah senior, jangan pernah meremehkan pemula. Awas, bisa berbahaya. Junior itu selalu memiliki semangat yang maksimal dalam berkarya. Ini kelebihan pemula. Makanya, jika kamu pemula dalam sesuatu bersyukurlah. Jangan malah merasa sudah terlambat tapi ucapkan alhamdulillah dikasih kesempatan untuk mencetak rekor dalam hidup kamu.

Lalu, gimana cara praktisnya kalo kamu benar-benar sudah merasa terlambat alis baru saja tahu dunia ini saat ini. Bisa dalam hal apa saja dalam berkarya, seperti misalnya ngeblog, ngedesain, berbisnis, ngeyoutub, menulis, atau apa saja. Supaya semangatnya nggak hilang seketika, inspirasinya terus ada, serta lebih cepat bergeraknya juga inspiring hasilnya ?

Baiklah, saya akan sampaikan melalui beberapa tips yang bisa kamu coba.

1. Hadang masa depan

Menghadang masa depan maksud saya adalah, kita melompat dari waktu saat ini ke waktu masa nanti. Misalnya satu tahun ke depan. Kita sudah punya rencana dan gambaran, bakal seperti apa setahun lagi. Akan kayak gimana kalo kamu ngelakuin ini di tahun depan. Nah, ini teknik menghadang melompat. Jadi kamu jisa memiliki keuntungan untuk mendapatkan banyak pencapaian (misalnya penjualan, traffict, pemesanan) karena trend yang saat ini belum ada, tapi kamu sudah menghadang lawan seperti penjaga gawang yang siap menangkap bola. Paham ya. Kamu butuh yang namanya data, analisa serta kemampuan memprediksi. Seru loh. Selain itu juga lebih optimis. Tinggal kamu coba aja sesuai bidang kamu.

2. Focus on quality

Apa yang menjadikan orang lain lebih suka dengan cara kita, atau produk kita, atau diri kita jika pemula? Yap. Keunikan kita sendiri, originalitas dan kualitas yang kita miliki. Orang lain, bahkan bisa menyontek serta menjiplak karya kita. Tapi tidak dengan naturalisasi kita. Itu seperti sidik jari, sudah punya kelebihannya sendiri-sendiri dan nggak bisa diduplikasi. Jadi, jangan pernah ragu, malu, atau sungkan berkarya. Sudah lakukan saja! Cari orang yang suka nyinyir sama kamu. Screen shoot. Lalu tunjukkan (jalan yang lurus) saat sudah mencapai hasil. Ya biar maksudnya nggak balas dendam, jadi menunjukkan jalan. Hehe.

3. Persisten & kontinuitas

Sehari tidak berkarya, bukannya nggak bisa diganti dinharinyang lainnya. Tapi ini soal semangatnya jadi hilang. Jadi hambar rasanya. Misalnya kamu udah seminggu nulis, atau ngonten, atau ngeblog. Terus sehari saja melewatkannya. Maka rasa nikmatnya akan hilang. Jadi, persistensi ini soal mempertahankan rasa nikmat dalam berkarya. Disambung dengan kontinuitas supaya stabil. Jangan pernah absen walau hanya sehari, deh. Saya jamin, kalo sampai bolong satu kali saja. Berat!

3. Setiap usaha, ada hasil

Jangan pernah ragu dengan usaha-usahamu sekarang. Ya, memang saat ini belum menghasilkan. Tapi nanti, tahun depan coba lihat lagi. Pasti ada yang bisa dibanggakan. Setidaknya pencapaian, pengalaman, keberanian itu sudah lebih dari suatu hasil. Hikmah, selalu ada. Maka setiap usaha apa saja, hasilnya juga pasti ada. Nikmati saja prosesnya, nikmati saja kesulitan-kesulitannya, coba dirasa asyik aja. Nanti kalo sudah besar, rasa kecutnya akan hilang. Berubah menjadi manis. Ya, seperti halnya buah-lah.

4. Sandarkan pada Allah

Ini yang paling penting. Meski sekarang sangat semangat ngonten, ngedesain, nulis, atau berbisnis. Tapi jangan lantas jadi melupakan Allah. Jangan di-nomor duakan. Perhatian pertama, tetap harus Allah dulu. Sholat-sholatnya diperbaiki. Doa-doanya diperbagus lagi. Karena urusan hasil itu urusannya Allah, bukan kita. Nanti kamu pasti akan sampai kalau sedang semangat-semangatnya terus mengabaikan Allah. Coba aja. Memang seru, memang seneng rasanya. Tapi usahakan Allah selalu dinomorsatukan dalam hal apa saja. Seimbang juga soal siang dan malam. Kalo malam itu waktunya istirahat, waktunya tidur. Kalo siang buat bekerja. Ya kerjanya siang aja, jangan malam. Jangan maksa jadi begadang. Nanti hidupmu pasti jadi gak seimbang.

Nah, sementara itu aja dulu. Kalo kamu ngerasa terlambat, atau sedang semangat jangan lupa imbangi dengan tips-tips diatas. Semoga kamu tetap istikomah. Kalo tipsnya kurang, bokeh tambahkan aja. Di komentar. Supaya bisa jadi bahan pelajaran untuk saya. Terimakasih.

Last Updated on 11 Januari 2021

Gambar Gravatar
Dan bersegeralah kamu mencari ampunan dari Tuhanmu dan mendapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa (Al - Imran: 133)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.