Artikel ini telah dilihat : 134 kali

Tips menulis artikel blog yang berkualitas (Asyik, Emosional, Menyenangkan, Nikmat)

Diposting pada

Untuk membuat tulisan blog berkualitas itu, sebenarnya gampang caranya. Kita sendiri lah yang menyulitkan diri, dengan banyak batasan-batasan aturan. Kalo gak percaya, coba saja nulis dengan beberapa unsur yang saya list dibawah.

1. Nemuin passionnya.

Ini saya bilang mutlak dan harus. Makanya, untuk ngeblog itu mesti nemuin chemistry-nya dulu. Klik sama niche yang akan dibahas. Kalo enggak, saya berani jamin ngeblognya gak bisa kuat lama. Kecuali ada yang ditugaskan secara khusus, misal ngehire penulis lepas, atau beli artikel di jasa penulisan. Well, gak masalah-masalah banget.

Inti ngeblog menurut saya itu adalah penampung passion. Jadi, gairahnya itu sudah ada. Meluap-luap, dan perlu diberi tempat untuk menaruh ide-ide serta gagasan yang setiap detiknya mengalir dan muncul dengan tiba-tiba. Jadi, ngeblog itu adalah soal passion. Atau sesuai dengan kebutuhan. Gak bisa dipaksa, atau karena ikut-ikutan.

2. Menguasai bidangnya

Nanti kalo nguasain itu, penulis bebas bergaya bahasa. Ngebahas dari sudut mana aja oke punya. Gak takut atau khawatir sama sekali kena batas-batas algoritma.

Ya, seperti algoritma soal seo-lah, namanya juga artikel buat blog beda dengan artikel untuk tulisan buku, kan. Tapi kalo nguasain, dia tahu dimana mesti sesuai rules demi algoritma google. Serta paham. Kapan waktunya nulis buat kenyamanan baca si pengunjungnya.

Nah, disitulah bedanya penulis blog yang nguasain bidang bahasan dengan yang tidak. Akan jelas banget kelihatan dari gaya bahasanya.

3. Membawakan dengan sudut pandang tak biasa dan emosional

Ya, mirip-mirip seperti nulis buku. Ide yang pasaran, pasti sudah banyak yang ngebahas. Terlebih, mereka yang sudah kakap. Yang sudah punya ratusan artikel. DA/PA yang gede. Rank alexa yang ramping. Sudah dikasih tempat sendiri sama google.

Nah, kita yang masih pemula gini. Coba latih nulisnya dengan membawa unsur emosional dan sudut pandang nggak biasa. Bukan berarti, tak perhatian sama rules algoritma. Tentu, kita perhatikan karena nulisnya di blog yang berharap bisa ditemukan orang yang butuh artikel kita. Sementara agar bisa ditemukan, harus ikut seo google. Justru, itu tantangannya. Yang meski menantang, kita tetep kebagian asyiknya nulis. Nggak cuma puyengnya aja karena terlalu kaku sama peraturan google. Santuy ajaa nulisnya.

4. Gunakan media tulis yang tepat

Bagi beberapa orang mungkin akan beda feelnya saat nulis. Akan semangat kalo nulis langsung di blog, misalnya. Atau justru lebih semangat ketika nulis via notepad, yang kemudian lalu dipaste ke blog. Atau ditentukan platform blog, kalo nulis di blogger sama di wordpress akan beda hasilya. Ya, bisa aja kan. Jadi, cobalah cari media yang paling tepat buat kalian saat nulis.

Untuk tulisan ini sendiri, saya bikin melalui telegram channel yang saya buat khusus untuk oret-oretan. Baru, saya pindah ke aplikasi wordpress. Lalu saya edit lagi via laptop buat ngasih gambar, dll.

Saya pernah banget mengalami kondisi fell nulis yang beda-beda ini, terutama saat kehilangan inspirasi. Jadi, nulis yang asyik itu asalah nulis yang berdasarkan inspirasi dan media yang tepat.

Silakan, langsung coba deh. Hari ini dapet gak bikin 1 artikel berkualitas yang panjangnya setidaknya 700 kata. Kuy!

Last Updated on 2 Januari 2021

Gambar Gravatar
Dan bersegeralah kamu mencari ampunan dari Tuhanmu dan mendapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa (Al - Imran: 133)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.