Ini Warna Blog Terbaik Yang Bisa Meningkatkan “Engangement”

Diposting pada

Menentukan warna blog yang ideal, perlu dilakukan. Sebab “warna” dapat membangun emosi, membuat citra brand terkoneksi kepada pengunjung blog. Warna membuat “konten” blog relate dengan pembaca.

Hari ini seharusnya saya membuat konten untuk blog. Saya lupa tidak membaca doa, mungkin itu sebabnya jadi bingung ketika akan menulis. Akhirnya Saya cari referensi di internet mengenai tema blog yang ingin saya garap.

Ketika bertemu website, saya takjub dengan warna dan tampilan blog tersebut. “Sepertinya warna blog ini keren banget.” Saya jadi terinspirasi dan ingin menerapkan warna itu untuk blog saya.

Tanpa terasa tiga jam berlalu, saya bermain-main dengan warna. Hingga akhirnya saya sama sekali tidak menuliskan satu huruf pun, untuk target hari ini membuat konten. Saya merasa rugi membuang waktu tiga jam hanya untuk mencari warna yang bagus untuk blog saya.

Kalau temen-temen lagi bingung menentukan warna untuk blognya. Warna yang paling cocok dan ideal dalam jangka panjang. Sebelum mengambil satu warna dominan dan membuat beberapa palet warna turunan. Baiknya perhatikan dulu beberapa referensi berikut ini:

Warna yang Ideal untuk Blog

Kalau mau menggunakan warna yang ideal, berarti warna tengah-tengah. Ambil warna aman-nya. Bisa dibilang warna rata-rata dari semua tujuan blog. Jadi warna yang diterapkan nanti, tuh tidak condong ke target A atau target B. Melainkan, ambil warna seimbangnya (golden ratio color).

warna perusahaan dunia

Jadi, apa yang harus diperhatikan sebelum memilih warna untuk blog?

Tentukan Warna Sesuai Tujuan Blog

Tujuan blog bisa berdasarkan niche, brand, atau warna favorit. Menentukan warna blog berdasarkan warna favorit, itu sah-sah saja. Karena kan blog ini milik kamu sendiri sehingga kamu bebas-bebas aja memilih sesuai dengan warna favorit-mu, karena kamu punya tujuan sendri dalam ngeblog.

Atau kalau warnanya berdasarkan jenis niche, kalau blog kamu membahas mengenai teknologi, software, gadget, atau blogging. Mungkin “hitam” akan cocok, warna sesuai niche nanti bisa ditentukan melalui psikologi warna dibawah.

Alternatif berikutnya putih bisa dipilih karena warna netral untuk berbagai tujuan blog. Namun tentunya jika hanya menerapkan satu warna saja “hitam atau putih” kamu akan merasakan suasana monotone. Pembaca kamu juga akan cepat bosan. Sehingga kamu nggak berhenti disini dengan warna putih/hitam.

Mengetahui Persona Pengunjung Blog

Persona pengunjung blog adalah pembaca blog kamu. Persona blog meliputi gender, usia, pendidikan, profesi, kesukaan & minat. Sebelum memutuskan satu warna blog. Kamu perlu mengetahui dominasi pembaca blog kamu dari kalangan apa.

Usianya berapa, lebih banyak anak muda atau orang tua. Dari kalangan introver atau extrovert. Cara mengetahui paling gampang bisa melalui google analytics.

Warna yang disukai laki-laki dan perempuan

warna-yang-disukai-laki-laki-dan-perempuan

Menurut neilpatel. Pemilihan warna yang bagus itu harus direncanakan dengan hati-hati. Laki-laki dan perempuan memiliki jenis warna favorit yang berbeda. Maka jika blog kamu feminim, maka tetapkan warna yang disukai perempuan (biru, ungu atau hijau). Jika blog kamu maskulin, beri sentuhan warna-warna gentle (biru, hijau atau hitam.)

Warna Terbaik blog berdasarkan Usia

Warna yang disukai anak-anak tidak sama dengan warna kesukaan orang dewasa dan orang tua. Setiap usia, punya tingkat kesukaan warna yang berbeda. Menurut situs crazyegg, ini beberapa warna yang disukai menurut usia.

warna-terbaik-blog-berdasarkan-usia

Terapkan warna ini untuk blog yang berhubungan dengan persona pembaca berdasarkan usia, misalnya blog untuk anak-anak pilih warna kuning ceria.

Kenapa menentukan warna blog sangat penting?

Pertama warna itu berkaitan dengan brand. Kalo memang kamu sudah punya brand, kamu harus menggunakan warna brand kamu ke dalam blog. Untuk apa, tujuannya supaya pengunjung selalu terkoneksi dengan brand Anda ketika menatap warna.

Yang kedua, supaya nanti tidak mengonta-ganti warna blog lagi. Karena hal itu banyak menyita waktu untuk urusan tampilan. Padalah ada yang lebih penting dari warna, misalnya konten, seo atau sales, dll.

Warna memang penting, untuk itu kita harus meriset dahulu sebelum menentukan warna pada blog. Karena warna mempengaruhi emosi kita dan pengunjung blog. Warna bisa membawa perasaan bahagia, semangat, atau tak ingin berlama-lama berada di blog.

Menentukan Warna Sesuai Psikologi Warna

Psikologi warna adalah ilmu tentang bagaimana warna mempengaruhi perilaku dan emosi manusia. Psikologi warna sering diterapkan dalam dunia marketing, desain grafis hingga industri.

Kamu bisa juga loh, ambil referensi warna blog berdasarkan psikologi warna. Misalnya, kamu pengen bikin pembaca blog kamu merasa damai, percaya maka kamu pakai warna biru. Ingin pengunjung merasa semangat, pilihlah warna merah. Lebih lengkapnya, perhatikan psikologi warna berikut ini:

color-emotions

Arti Emosi Warna

Merah: Antusias, Semangat, Berani, Energik, Cinta, Nafsu, Api, Revolusi, Kemarahan, Panas. Warna merah cocok untuk blog tentang semangat, cinta, komunitas, berita, gosip.

Kuning: Fun, Friendly, Optimis, harapan, cahaya kehidupan, kesehatan, kesegaran, kekayaan. Warna kuning adalah warna peringatan, gunakan sedikit warna kuning jika kamu tidak ingin membuat pembaca kamu merasa sedikit stress, kuning cocok untuk blog tentang inspirasi, tips bisnis.

Hijau: Lingkungan, Nature, sejuk, sehat, alami, go green, relax, keberuntungan. Warna hijau adalah warna yang bisa meningkatkan kreatifitas. Warna hijau cocok diterapkan jika blog kamu membahas tentang lingkungan, alam, tumbuhan, produk, renungan harian, alam, tumbuhan, reboisasi.

Biru: Percaya, Damai, Loyal, Aman, Teknologi, Bersih, Teratur, Sejuk, Stabil, Tenang, Langit, Air, Corporate. Warna biru cocok diaplikasikan untuk blog bisnis, edukasi, teknologi, kesehatan. Biru adalah warna yang paling banyak digunakan oleh banyak blog. Contoh blog yang menggunakan warna biru: Facebook, Paypal,

Ungu: Mewah, Misteri, Bangsawan, Spiritual, Keangkuhan, Kemurungan. Ungu adalah paduan warna merah dan biru. Sangat cocok untuk blog dengan niche inspirasi, agama, bunga.

Orange: Fun, Active, Kebersamaan, Keseimbangan, kehangatan, kebahagiaan, kesegaran, pengetahuan, energi. Orange adalah warna kompetisi, menstimulasi fisik untuk beraktifitas, dan percaya diri. Cocok diterapkan untuk blog tutorial.

Coklat: Daya tahan, Tanah, Kenyamanan. Warna coklat cocok banget untuk blog yang membahas mengenai topik agama, religi, online store, buku.

Putih: Bersih, Suci, Murni, Kejujuran, Kematian, Steril, tidak bersalah. Di negara amerika, warna putih melambangkan perkawinan. Sementara di budaya timur (india, cina) putih melambangkan kematian.
Warna putih paling banyak digunakan pada hampir sebagian besar blog dan website. Ada yang bilang warna putih juga warna yang seo friendly.

Hitam: Mewah, Bernilai, Misteri, kematian, ketakutan, kesedihan, kegelapan, misteri, kecanggihan. Warna hitam biasa dipakai untuk font. Sebab warna hitam membuat readibility lebih baik dan mata tidak mudah lelah membaca.
Abu-abu: Millenium, Kesederhanaan, Tanggung. Warna abu-abu, akan pas jika dipakai untuk menulis quotes. Blog yang menggunakan warna hitam, seprti: Lamborghini

Buat pallet warna, variasi dan turunannya dengan teori warna

psikologi warna

Untuk mendapatkan warna yang harmoni lebih dari satu. Kamu bisa dapatkan kombinasi warna yang tepat melalui metode teori warna. Pakai salah satu teori dari teori: Analogous, Complementari, Tiadic, Split Complement, Monochomatic atau Grayscale.

Dapatkan kode warna

Untuk menggunakan warna jenis tertentu, kamu harus mendapatkan kode warnanya terlebih dahulu. Biasanya format warna RGB.

Jika kamu terinspirasi oleh warna sebuah situs web, kamu bisa meniru warna tersebut dengan cara melakukan screen shoot dan kemudian mengambil sampel warnanya.

Kamu bisa mendapatkan kode warna melalui aplikasi corel draw, melalui alat eyedropped tool dengan cara “pick color.” dan mendapatkan kode warna RGB nya.

Atau kalo kamu ingin melalui online, bisa mengunjungi situs coolors.co, lakukan upload gambar dan dapatkan kode palet warnanya.

Terapkan dalam blog melalui customizer theme

Langkah terakhir adalah menerapkannya dalam blog. Dalam setiap tema blog, pengaturan warnanya berbeda-beda. Sebagai contoh pada tema blog yang saya gunakan yaitu “Superfast WordPress Theme” penggantian warna bisa dilakukan melalui Tampilan, Customizer.

Biru, adalah warna yang paling ideal

Awalnya saya menggunakan warna kuning dan hitam untuk membangun rasa optimis. Lalu menggantinya dengan orange dan hitam karena saya ingin mendapatkan nuansa friendly.

Namun setelah berkali-kali saya melakukan percobaan mengenai pemilihan warna akhirnya “biru” adalah warna yang paling ideal untuk saya dan juga rata-rata persona pengunjung.

Saya tidak tahu apakah nanti akan mengganti warna dengan yang lain, namun saat ini saya masih mempertahankan biru sebagai warna utama blog saya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.